MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menyatakan kesiapannya untuk mengawal pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) yang dijadwalkan berlangsung pada September 2025 mendatang.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan membuka posko aduan masyarakat di kantor DPRD dan daerah rawan untuk memastikan proses pemilihan berjalan jujur, adil, dan tanpa intervensi.
Anggota Fraksi Mulia DPRD Makassar, Muchlis Misbah, menyampaikan bahwa posko ini dibuka sebagai wadah pengawasan partisipatif dari masyarakat.
“Banyak warga menanyakan kejelasan sistem dan teknis pemilihan RT dan RW. Kehadiran kami di DPRD bukan hanya untuk memastikan prosesnya berjalan, tetapi juga untuk memberi ruang bagi warga melapor jika ada dugaan pelanggaran,” ujar Muchlis.
Menurut Muchlis, pembukaan posko aduan ini juga bertujuan untuk mengantisipasi potensi kecurangan dan berbagai persoalan yang mungkin muncul di lapangan.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa DPRD hadir untuk menjaga demokrasi di tingkat lingkungan. Ini adalah pondasi dari sistem pemerintahan kota,” tegasnya.
Pemilihan RT dan RW kali ini mengusung sistem baru, yaitu pemilihan langsung. Ketua RT akan dipilih oleh warga, Ketua RW oleh para RT terpilih, dan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) oleh para RW terpilih. Sistem ini sedang dalam tahap finalisasi dan akan dituangkan dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) tahun 2025.
Muchlis merinci, total ada 4.446 RT, 885 RW, dan 15 LPM yang akan mengikuti pemilihan ini. Anggaran penyelenggaraannya bersumber dari dua pos, yaitu di Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Makassar dan di tingkat kecamatan. Muchlis juga menegaskan bahwa para Pelaksana Tugas (PLT) RT dan RW saat ini hanya bertugas mengantar proses pemilihan dan tidak bisa mencalonkan diri kembali.
Di akhir pernyataannya, Muchlis berpesan kepada seluruh calon agar mengedepankan silaturahmi. “Jangan jadikan pemilihan ini ajang konflik. Kepada masyarakat, mari kita sukseskan pemilu lingkungan ini demi menghadirkan pemimpin yang lahir dari kepercayaan warga,” tutupnya.
Comment