Kabel Semrawut di Makassar, DPRD Panggil Provider Internet

Kabel Semrawut di Makassar, DPRD Panggil Provider Internet

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar akan memanggil seluruh provider internet terkait maraknya pemasangan kabel fiber optik (FO) tanpa izin di sejumlah ruas jalan.

Langkah ini diambil menyusul temuan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang menemukan banyak kabel tak berizin saat melakukan sidak.

Sekretaris Komisi C DPRD Makassar, Ray Suryadi Arsyad, mengapresiasi sidak wali kota. Menurutnya, temuan ini membuktikan adanya praktik pemasangan kabel yang tak sesuai prosedur.

“Saya kira selama ini pemasangan kabel sudah melalui proses perizinan, ternyata mereka memasang semaunya saja tanpa memperhatikan aspek keselamatan,” ujar Ray, Senin (11/8/2025).

Ia menekankan, kabel yang dipasang sembarangan tak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga membahayakan warga. Kabel yang menggantung rendah bisa mengganggu pengguna jalan dan merusak wajah kota yang seharusnya tertata rapi.

“Makassar punya rencana tata ruang yang harus dipatuhi. Kabel semrawut jelas bertentangan dengan konsep penataan kota yang sudah disepakati,” tegasnya.

Untuk menindaklanjuti masalah ini, Komisi C DPRD akan mengadakan rapat dengar pendapat dengan seluruh provider internet dan Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Pihaknya juga akan mengundang perwakilan 15 kecamatan untuk meminta masukan terkait prosedur pemasangan kabel.

“Kami ingin tahu apakah setiap pemasangan kabel pernah diberitahukan kepada pemerintah setempat atau tidak. Ini masalah lemahnya pengawasan dan aturan. Solusinya adalah memperkuat regulasi sekaligus pengawasan,” tambah Ray.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin atau Appi, menemukan banyak kabel yang dipasang sembarangan oleh penyedia layanan internet di Jalan Bonto Lempangan. Ia kemudian memberi batas waktu tujuh hari bagi seluruh provider untuk mengurus izin.

“Semua ISP yang belum mengantongi izin kami beri waktu satu minggu untuk menyelesaikannya. Jika tidak, kami tidak segan memberikan sanksi,” kata Appi.


Comment