Musda Kosgoro 1957 Sulsel Tunda Pemilihan Ketua, Penjaringan Bakal Calon Dimatangkan

Musda Kosgoro 1957 Sulsel Tunda Pemilihan Ketua, Penjaringan Bakal Calon Dimatangkan

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM — Musyawarah Daerah (Musda) Kosgoro 1957 Sulawesi Selatan yang digelar pada 17–18 Januari 2026 di MGH Hotel Makassar memutuskan menunda pemilihan ketua organisasi.

Keputusan tersebut diambil karena hingga Musda berlangsung belum ada bakal calon ketua yang mendaftarkan diri secara resmi sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Penundaan pemilihan dijadwalkan paling cepat satu minggu dan paling lambat sebelum pelaksanaan Musda Partai Golkar Sulsel. Masa jeda ini akan dimanfaatkan untuk mematangkan proses penjaringan calon ketua melalui komunikasi terbuka dengan berbagai figur yang dinilai berpotensi.

Hasil komunikasi tersebut dapat disampaikan kepada empat pimpinan Musda, yakni Rita Noorita (Makassar), Fahruddin Rangga (Takalar), H. Marsum (Parepare), dan Nawir (Takalar).

Musda Kosgoro 1957 Sulsel dihadiri jajaran Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) I Sulsel serta 16 dari 24 PDK II kabupaten/kota. Dari unsur Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) hadir Sekretaris Jenderal M. Sabil Rahman, Wakil Ketua Umum Mustafa M. Radja, serta Wakil Sekretaris Jenderal Arifin Madjid. Sementara Partai Golkar Sulsel diwakili Wakil Ketua Rahman Pina.

Wakil Ketua Umum PPK Kosgoro 1957, Mustafa M. Radja, menegaskan bahwa penundaan pemilihan bukan merupakan kebuntuan organisasi, melainkan langkah strategis untuk memastikan proses penjaringan berjalan sesuai aturan.

“Kosgoro 1957 Sulsel perlu memberi ruang komunikasi yang luas kepada semua pihak. Proses penjaringan harus dilakukan secara transparan agar calon ketua yang muncul benar-benar representatif dan memenuhi syarat organisasi,” ujarnya.

Ketua Steering Committee Musda yang juga Wakil Ketua PDK Kosgoro 1957 Sulsel, Armin Mustamin Toputiri, menyampaikan bahwa penundaan merupakan keputusan terbaik dalam menjaga dinamika organisasi.

“Ini bukan deadlock. Musda justru memberi kesempatan agar penjaringan calon ketua lebih matang. Faktanya, sampai Musda berlangsung belum ada bakal calon yang mendaftar secara resmi,” jelasnya.

Dengan keputusan tersebut, Musda Kosgoro 1957 Sulsel menegaskan komitmen untuk menjaga proses organisasi tetap berjalan sehat dan demokratis, sembari menunggu figur yang siap maju secara resmi sesuai ketentuan. (*)


Comment