GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pinrang, Hj. A. Sri Widiati A. Irwan, menunjukkan komitmen nyata dalam melindungi kesehatan generasi mendatang. Ia menghadiri langsung kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Imunisasi Zero Dose (IZD) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Selasa (5/5/2026).
Acara strategis ini mempertemukan tokoh-tokoh penting, termasuk Ketua Umum TP PKK Ny. Tri Tito Karnavian dan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman. Kehadiran para Ketua TP PKK kabupaten/kota se-Sulsel mempertegas bahwa penanganan imunisasi merupakan agenda prioritas di wilayah ini.
Memastikan Hak Dasar Kesehatan Anak
Hj. Sri Widiati menegaskan bahwa Monev Imunisasi Zero Dose menjadi langkah krusial untuk menjamin setiap anak mendapatkan hak kesehatan dasarnya. Menurutnya, program ini berfungsi sebagai alat pemantauan sistematis guna menyisir anak-anak yang belum pernah menerima imunisasi dasar sama sekali.
“Kami ingin memastikan tidak ada satu pun anak di Pinrang yang tertinggal dalam mendapatkan layanan imunisasi. Sebab, hal ini bukan sekadar menjalankan program, melainkan investasi untuk menciptakan generasi masa depan yang sehat dan berkualitas,” ujar Sri Widiati yang saat itu didampingi Sekretaris TP PKK Pinrang, Ny. Merry Wulandari.
Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa percepatan imunisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat secara masif. Harapannya, angka anak zero dose akan menurun drastis sehingga ketahanan kesehatan masyarakat semakin kuat sejak usia dini.
Kolaborasi Lintas Sektor dan Strategi By Name By Address
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengingatkan bahwa urusan imunisasi adalah tanggung jawab kolektif. Ia meminta seluruh elemen, mulai dari Dinas Kesehatan hingga kader Posyandu, untuk bergerak serentak.
“Kita harus mengintensifkan imunisasi kejar (catch-up immunization). Ini adalah upaya nyata untuk mengejar ketertinggalan vaksinasi pada balita kita,” tegas Gubernur Andi Sudirman.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum TP PKK Ny. Tri Tito Karnavian memberikan arahan yang lebih spesifik. Ia menekankan pentingnya pendekatan by name by address agar petugas lapangan dapat menjangkau sasaran secara akurat.
“Satu anak yang tidak menerima imunisasi merupakan satu risiko bagi masa depan kita bersama. Oleh karena itu, intervensi harus tepat sasaran dan tidak boleh ada anak yang terlewat,” kata Ny. Tri Tito Karnavian dengan tegas.
Fondasi Generasi Unggul
Selain fokus pada imunisasi, Ny. Tri Tito Karnavian berharap kader PKK terus memperkuat peran dalam program kesehatan lainnya, seperti penanganan TBC dan penyakit menular. Ia ingin praktik baik di Sulawesi Selatan ini menjadi contoh inspiratif bagi daerah lain di Indonesia.
Melalui sinergi yang semakin solid antara pemerintah dan pemangku kepentingan, Kabupaten Pinrang optimis mampu memberikan layanan kesehatan yang merata. Pada akhirnya, fondasi kesehatan yang kuat ini akan melahirkan generasi yang unggul dan kompetitif di masa depan.
Comment