JAKARTA, BERITA-SULSEL.COM— Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali mencatatkan capaian dalam tata kelola pemerintahan dengan meraih penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2025. Pada penilaian terbaru, Pemprov Sulsel berhasil meningkatkan nilai dari kategori B (Baik) menjadi BB (Sangat Baik).
Penghargaan tersebut diterima langsung Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, dalam ajang SAKIP dan Zona Integritas (ZI) Awards 2025 yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di Jakarta, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini mengusung tema Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas 2045.
Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Pemprov Sulsel, Jayady, menjelaskan bahwa peningkatan kategori tersebut merupakan hasil evaluasi ketat dari Kementerian PANRB terhadap kualitas akuntabilitas kinerja pemerintah daerah.
“Penghargaan yang kita peroleh ini adalah bentuk pengakuan atas peningkatan capaian nilai SAKIP Pemprov Sulsel, di mana kita berhasil naik kategori dari B menjadi BB,” ujar Jayady.
Ia menjelaskan, SAKIP merupakan sistem pertanggungjawaban kinerja instansi pemerintah yang mencakup aspek perencanaan, pengukuran kinerja, pelaporan, hingga evaluasi internal.
“Penilaian SAKIP sangat ketat. Di dalamnya ada penilaian terhadap perencanaan, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, hingga evaluasi internal. Semua itu menggambarkan sejauh mana kinerja pemerintah daerah benar-benar berdampak,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, penerapan SAKIP di lingkup Pemprov Sulsel dikoordinasikan secara terpadu. Bappeda berperan dalam aspek perencanaan dan pengukuran kinerja, Biro Ortala pada pelaporan kinerja, sementara Inspektorat melakukan evaluasi internal.
Secara kuantitatif, nilai SAKIP Pemprov Sulsel tahun ini mencapai 70,26 poin, meningkat dari sebelumnya 69,02 poin.
Jayady menegaskan, peningkatan nilai tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov Sulsel.
“Ini adalah prestasi bersama. Semua OPD berkontribusi terhadap implementasi SAKIP. Kenaikan nilai ini mencerminkan kerja kolektif jajaran Pemprov Sulsel,” ujarnya.
Menteri PANRB Rini Widyantini dalam kesempatan itu menegaskan bahwa penguatan SAKIP dan pembangunan Zona Integritas menjadi instrumen penting untuk memastikan kebijakan dan anggaran negara memberi manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat fondasi menuju visi Indonesia Emas 2045.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi kementerian dan lembaga serta perwakilan pemerintah daerah penerima penghargaan.
Comment