MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM — Kawasan ikonik Anjungan Pantai Losari akan segera bertransformasi menjadi area yang lebih modern dan tertib. Langkah ini menyusul rencana Perumda Parkir Makassar Raya yang bakal menerapkan sistem parkir digital di destinasi wisata utama tersebut mulai awal April mendatang.
Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar Raya, Andi Ryan Adrianto, menyampaikan langsung kebijakan baru tersebut. Ia menjelaskan bahwa sistem parkir digital ini menggunakan skema tarif flat atau sekali bayar.
Melalui skema tersebut, pengendara roda dua cukup membayar Rp3.000, sedangkan pengguna kendaraan roda empat dikenakan tarif Rp5.000. Pemerintah memastikan tarif ini tidak berlaku per jam, melainkan berlaku untuk sekali parkir selama pengunjung berada di kawasan anjungan.
“Penerapan sistem ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat. Di sisi lain, langkah ini juga menciptakan sistem parkir yang lebih tertib dan transparan,” ujar Ryan melalui sambungan telepon, Senin (23/3/2026).
Perketat Keamanan dan Pasang Kamera CCTV
Selain memodernisasi sistem pembayaran, Perumda Parkir juga berkomitmen penuh untuk meningkatkan aspek keamanan. Pihaknya akan memperketat pengawasan di seluruh area parkiran guna mencegah risiko kehilangan barang maupun kendaraan milik pengunjung Anjungan Pantai Losari.
Untuk merealisasikan janji tersebut, mereka akan memasang kamera CCTV di sejumlah titik strategis. Tidak hanya itu, petugas juga bakal menambah fasilitas penerangan lampu di seluruh area parkir agar kondisi lingkungan tetap terpantau dengan jelas saat malam hari.
Selanjutnya, pihak pengelola juga telah mengatur sirkulasi kendaraan secara matang. Manajemen menyediakan dua pintu masuk dan dua pintu keluar demi mencegah penumpukan kendaraan di jalan raya.
Bagi masyarakat yang ingin berkunjung, petugas mengarahkan mereka untuk masuk melalui pintu masuk utama di depan Masjid Terapung Amirul Mukminin. Sementara itu, pengunjung juga bisa memanfaatkan akses pintu masuk kedua yang berada di depan Anjungan Toraja-Mandar.
Saat tiba di gerbang masuk, pengendara wajib mengambil tiket melalui mesin sistem parkir digital yang telah tersedia di lokasi.
Lebih lanjut, Andi Ryan menegaskan bahwa kebijakan strategis ini merupakan bagian dari inovasi daerah. Pemerintah kota ingin mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar melalui sektor perparkiran yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.
“Dengan sistem digital ini, kami berharap pengelolaan parkir menjadi lebih optimal serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan PAD,” pungkas Ryan. ()
Comment