Debit Bendungan Benteng Anjlok, Bupati Pinrang Turun Langsung Cek Sawah Terdampak Kekeringan

Debit Bendungan Benteng Anjlok, Bupati Pinrang Turun Langsung Cek Sawah Terdampak Kekeringan

PINRANG, BERITA-SULSEL.COM – Bupati Pinrang, H.A. Irwan Hamid, S.Sos, turun langsung meninjau penanganan kekeringan yang melanda lahan pertanian warga di sejumlah wilayah Kabupaten Pinrang, Kamis (23/7). Langkah ini mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam melindungi sektor pertanian daerah dari ancaman kegagalan panen.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Irwan mendatangi beberapa titik rawan kekeringan. Lokasi tersebut meliputi Kelurahan Tadokkong di Kecamatan Lembang, Desa Buttusawe di Kecamatan Duampanua, serta Desa Salipolo di Kecamatan Cempa.

Kedatangan Bupati Irwan menyapa dan menyerap aspirasi para petani yang mengeluhkan kemarau panjang. Pasalnya, kemarau membuat debit air Bendungan Benteng terus menurun. Padahal, bendungan ini menjadi sumber irigasi teknis utama bagi mayoritas lahan sawah di Pinrang.

Di hadapan para petani, Bupati Irwan menegaskan bahwa Pemkab Pinrang terus bekerja keras menangani masalah ini. Pihaknya memaksimalkan seluruh sumber daya agar pasokan air tetap mengalir ke persawahan.

“Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin agar lahan pertanian masyarakat tetap mendapatkan suplai air. Kami menjaga keberlangsungan ekonomi para petani serta ketahanan pangan daerah,” tegas Irwan Hamid.

Saat ini, Pemkab Pinrang mengandalkan sistem pompanisasi sebagai solusi utama di lapangan. Selain itu, pemerintah daerah menyiapkan berbagai langkah alternatif penanganan yang menyesuaikan dengan kondisi geografis lahan.

Oleh karena itu, Bupati Irwan menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk terus siaga di lapangan. Ia meminta jajarannya bergerak cepat saat menemukan titik sawah yang membutuhkan bantuan darurat.

Di samping langkah teknis, Bupati Irwan mengingatkan para petani untuk memperkuat rasa kebersamaan. Mengingat ketersediaan air yang terbatas, petani harus membagi alokasi air secara bijaksana dan adil.

“Saya berharap seluruh petani dapat membagi air dengan bijaksana sehingga semua lahan memperoleh giliran pengairan. Kebersamaan menjadi modal utama kita menghadapi kondisi ini,” pesannya.

Aksi tanggap Bupati Pinrang di lapangan memicu optimisme di kalangan petani. Para petani mengapresiasi kehadiran pemerintah daerah yang sigap mencari solusi nyata di tengah musim kemarau yang berkepanjangan. (*/)


Comment