PINRANG, BERITA-SULSEL.COM — Pemerintah Kabupaten Pinrang terus menunjukkan komitmen nyata dalam menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Saat ini, pemerintah daerah fokus membenahi saluran drainase dan merehabilitasi sejumlah ruas jalan utama di kawasan Kota Pinrang. Langkah strategis ini bertujuan untuk mengantisipasi genangan air menjelang musim penghujan sekaligus meningkatkan kenyamanan mobilitas warga.
Bupati Pinrang, H.A. Irwan Hamid, S.Sos, menegaskan komitmen tersebut saat meninjau langsung lokasi pekerjaan proyek, Rabu (29/7). Ia turun ke lapangan untuk memastikan seluruh proses pengerjaan berjalan lancar dan tepat sasaran.
Di sela-sela peninjauan, Irwan mengungkapkan bahwa pengerjaan ini merupakan langkah antisipatif pemerintah agar warga tidak lagi menghadapi masalah banjir tahunan. Ia menilai musim kemarau menjadi momentum paling tepat untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan fisik sebelum intensitas hujan meningkat.
“Kami berharap proyek ini memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam beraktivitas. Ketika musim hujan tiba, saluran drainase dapat mengalirkan air dengan lancar, sehingga genangan yang selama ini mengganggu warga bisa kami minimalisir,” tegas Irwan.
Irwan menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur harus selalu berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajaran memastikan pengerjaan proyek memiliki kualitas jangka panjang demi meningkatkan pelayanan publik.
Sementara itu, Kepala Bidang Air Minum, Penyehatan Lingkungan, dan Permukiman Dinas Bima Cipta Pinrang, Maemunah, menjelaskan teknis pembenahan di kawasan Pasar Sentral Pinrang. Pihaknya fokus memerangi masalah sedimentasi dan menyempitnya saluran air.
“Kami mengeruk sedimentasi yang mengendap, melebarkan saluran drainase, serta membongkar cor plat yang selama ini menyumbat aliran air,” jelas Maemunah.
Melalui upaya ini, daya tampung saluran akan meningkat signifikan. Alhasil, air hujan dapat mengalir lancar tanpa memicu banjir yang berpotensi melumpuhkan aktivitas ekonomi para pedagang di Pasar Sentral.
Pada saat yang sama, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Bima Cipta, Muh. Sastera, menyampaikan bahwa pemerintah juga merehabilitasi akses jalan di kawasan pasar menggunakan konstruksi Rigid Pavement (beton semen). Pihaknya memilih konstruksi beton karena menawarkan daya tahan yang jauh lebih kuat terhadap beban kendaraan berat dan padatnya lalu lintas pasar.
Sinergi antara pembenahan drainase dan pembetonan jalan ini bakal memberikan manfaat ganda bagi warga Pinrang. Selain menghadirkan akses jalan yang lebih solid dan tertata, proyek terpadu ini efektif menekan risiko banjir, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta menggerakkan roda perekonomian daerah.
Comment