Gebrakan PKK Sulsel: Sulap Koperasi Jadi Mesin Pencetak Kesejahteraan Keluarga

Pelatihan Manajemen Koperasi PKK Sulawesi Selatan di Gedung Kartini Makassar

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM — Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan bersama Dinas Koperasi dan UKM Sulsel mengambil langkah cepat untuk memperkuat ekonomi warga. Mereka menggelar Pelatihan Gerak Bersama PKK guna meningkatkan kapasitas pengurus Koperasi PKK se-Sulawesi Selatan.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, 1–3 September 2026, ini bertempat di Gedung Kartini TP PKK Sulsel, Jalan Mesjid Raya Nomor 70 A, Makassar. Sebanyak 50 pengurus Koperasi PKK dari 24 kabupaten/kota antusias mengikuti setiap sesi acara.

Kegiatan ini merupakan tindakan nyata setelah Sosialisasi Perkoperasian Tahun Anggaran 2025 lalu. Pemerintah ingin memastikan koperasi warga tidak sekadar memiliki sertifikat legalitas. Lebih dari itu, koperasi harus tumbuh menjadi wadah usaha yang sehat dan menguntungkan para anggota.

Saat ini, Sulsel sudah mengantongi 16 Koperasi PKK yang resmi berbadan hukum. Sementara itu, satu Koperasi PKK dari Kabupaten Jeneponto sedang menyelesaikan berkas administrasi dan akta notaris.

Namun, pertumbuhan jumlah lembaga tentu tidak cukup. Pengurus wajib meningkatkan kualitas tata kelola agar usaha bisa berjalan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, para ahli membekali peserta dengan materi manajemen, strategi pengembangan usaha, perencanaan bisnis, hingga penyusunan rencana aksi di daerah masing-masing.

Selain itu, panitia memberikan perhatian khusus pada pengelolaan keuangan. Pengurus belajar menyusun laporan keuangan secara tertib, transparan, dan akuntabel. Langkah ini sangat penting untuk memupuk rasa percaya anggota sekaligus menjaga kesehatan finansial organisasi.

Pelatihan ini tidak hanya mentransfer teori semata. Pemateri mendorong pengurus agar mampu membaca peluang bisnis lokal, meningkatkan mutu pelayanan, dan menggali potensi ekonomi daerah.

Untuk memperkaya wawasan peserta, panitia menghadirkan pemateri berkompeten dari berbagai instansi. Narasumber berasal dari:

  • Kementerian Hukum RI

  • Bappelitbangda Provinsi Sulsel

  • DPM-PTSP Provinsi Sulsel

  • TP PKK Provinsi Sulsel

  • Praktisi perkoperasian profesional

Kolaborasi lintas sektor ini membuka wawasan peserta mengenai hukum, perizinan, hingga strategi menggaet akses modal. Para peserta juga langsung menyusun rencana kerja konkret yang siap mereka terapkan di daerah asal.

Sinergi kuat antara TP PKK dan Diskop UKM Sulsel ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem ekonomi warga. Ke depan, ukuran keberhasilan koperasi bukan cuma soal jumlah lembaga, melainkan seberapa besar manfaat ekonomi yang bisa warga rasakan secara langsung.

Lewat semangat Gerak Bersama, Koperasi PKK Sulsel siap bertransformasi menjadi tulang punggung kemandirian ekonomi keluarga di seluruh pelosok Sulawesi Selatan.


Comment