
BONE, BERITA-SULSEL.COM – Usai apel pengamanan Pilkades serentak di 141 desa, Bupati Bone, H Andi Baso Fahsar M Padjalangi turut mengukuhkan 60 orang tim satuan petugas (satgas) saber pungli, di Lapangan Merdeka, Sabtu (3/12/16).
Semua anggota tim direkrut dari perwakilan TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Satgas saber pungli diketuai oleh Wakapolres Bone, Kompol Ismail Husein dan bertindak sebagai wakil dari pihak Kejaksaan, Andi Syahriawan, dan dari pemerintahan, H Andi Amar Ma’ruf. Sementara yang menjadi sekertaris, Kabag Ops Polres Bone, Kompol Ashrofi, yang membawahi 14 anggota.
Satgas ini dibagi menjadi 4 kelompok kerja (pokja) unit, yakni pokja unit intelijen yang diketuai Sutanto dengan 10 orang anggota, pokja unit pencegahan diketuai Jafar Tontong dengan 8 orang anggota, pokja unit penindakan diketuai Mulyono dengan 16 anggota dan pokja unit Yustisi diketuai Panji dengan 8 orang anggota.
Bupati Bone, H Andi Baso Fahsar M padjalangi, mengatakan, tim saber pungli ini memasuki semua tempat pelayanan masyarakat, baik pemda, TNI dan Polri. Baca Juga : Bupati Bone Pimpin Apel Gabungan Pengamanan Pilkades
“Mereka ini tim terpadu dan bisa melakukan tangkap tangan, tidak ada ampun namun ada landasan dan dasar mereka untuk menangkap, misalnya ketika tukang parkir yang terima uang tanpa karcis, mobil yang masuk jembatan timbang tidak sesuai berat timbangan, juga calo,” jelas Fahsar. Baca Juga : 23 Calon Kades di Bone Tandatangani MOU dengan Kepolisian
Saber pungli ini sudah bertugas sebelum dikukuhkan dan tidak ada batasan penugasan. Mereka memiliki anggaran khusus setiap kali berada dilapangan dan bisa melakukan operasi tangkap tangan (OTT).
“Sebelum adanya saber pungli kami akui masih ada yang main belakang namun setelah adanya saber pungli ini diharap bisa efektif hapus pungli dan bisa memberi pelayanan yang bagus,” harap Fahsar. Baca Juga : Dato’ Asal Malaysia Ini Asli Suku Bugis Bone
Kapolres Bone, AKBP Raspani, mengutarakan hal sama terkait fungsi dan tugas tim saber pungli ini. Anggota tim dari kepolisian sendiri diseleksi berdasarkan struktur jabatan sesuai instruksi dari Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan.
“Yang bertugas ini sesuai struktur jabatannya, kami pilih dari anggota penyidik reskrim dan mereka nanti tetap bekerja seperti biasa namun harus melakukan pengawasan dan penindakan,” ujar Raspani. (Eka)
Comment