Legislator Golkar Masuk Bui, Pengamat Hukum Sarankan Pecat Kader Bermasalah

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Eksekusi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bone terhadap anggota DPRD Bone, Alfian Taurusmhyta Anugerah, Kamis (7/12/17) hari ini, menyita perhatian publik karena kisah perjalanan panjang Alfian sejak penetapan tersangka atas kasus korupsi Balai Benih Ikan (BBI) Amali 2007 lalu.

Dijatuhi vonis 1 tahun 6 bulan penjara dengan denda Rp 50 juta, subsider 3 bulan penjara, berbagai upaya hukum telah dilakukan oleh anggota partai berlambang pohon beringin ini, dan akhirnya tetap harus merasakan dinginnya jeruji besi Rumah Tahanan (Rutan) Kejaksaan Makassar.

Pengamat Hukum sekaligus Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Watampone, Dr Andi Nuzul SH MH, ikut angkat bicara terkait eksekusi Alfian yang selama ini juga aktif sebagai Ketua Aliansi LSM Bone (ALB), sebelum diangkat menjadi anggota DPRD Bone melalui proses Pergantian Antar Waktu (PAW).

“Sudah waktunya dia di PAW karena sudah masuk bui artinya putusan hukum sudah berkekuatan hukum tetap dan segera Golkar proses dan mengusulkan penggantinya, jika perlu Golkar bisa memecat kadernya yang bermasalah, tapi untuk hal terakhir ini amat ditentukan diinternal Golkar. PAW ada mekanisme dan KPU punya peran penting, DPRD menunggu proses itu” jelas Nuzul. (eka)

 

 


Comment