MASAMBA, BERITA-SULSEL.COM – Data jumlah warga miskin yang disajikan Dinas Sosial Luwu Utara tidak akurat. Pasalnya, masih banyak warga miskin tak mendapatkan bantuan seperti raskin.
Hayani (68), warga Desa Bantimurung, Kecamatan Bone-bone, kabupaten Luwu Utara.
Seorang janda sebatang kara yang hidup dari belas kasihan tetangga. kesehariannya hanya mencari kayu untuk dijual guna menutupi kebutuhan hidupnya.
“Bukan 1 karung kecil, tapi saya dapat bantuan 5 liter raskin (beras miskin) tiap 3 bulan,” ujar Hayani pada awak media, Senin, 12 Maret 2018.
Sementara itu, banyak piha menyoroti Dinas Sosial, Kabupaten Luwu Utara. Pasalnya, data warga miskin yang dimilikinya tidak akurat. Terbukti dengan banyaknya warga miskin yang luput dari pendataan untuk mendapat bantuan layak.
“Biasanya setelah terekpose dimedia, dinsos baru turun bawakan bantuan sembako” ujar Jalil, warga setempat tetangga Hayani. (ibnu)
Comment