Muhammadiyah Sulsel Kembali Cari Pemimpin Baru

logo muh12BERITA-SULSEL.COM – Sebagimana hasil Muktamar Muhammadiyah ke 47 yang dilaksanakan di Kota Palopo, Sulsel. Pengurus Muhammadiyah Sulsel kembali akan menggelar musyawarah wilayah (Muswil) untuk mencari pemimpin dan menyusun program baru 24 hingga 26 Desember 2015.

“Muswil dilaksanakan ditempat sama saat Muktamar Muhammadiyah, yakni di Kota Palopo. Kali ini, Muswil yang dilaksanakan selama tiga hari yakni 24-26 Desember diharapkan bisa menyentuh semua lapisan masyarakat,” jelas Wakil Ketua Panitia, Drs H Husni Yunus MPd kepada wartawan di Makassar, Kamis (17/12/2015).

Menurutnya, pelaksanaan Muswil Muhammadiyah sangat berbeda dengan ormas lain. “Saat ini sudah ada 115 nama calom ketua wilayah Muhammadiyah Sulsel. Mereka akan memperebutkan 1010 suara. Nantinya akan dipilih melalui Musyawarah Pimpinan, dari 115 nama tersebut akan menjadi 39, dari jumlah tersebut nantinya akan mengerucut menjadi 13,” ujarnya.

Dari 13 nama tersebut, tambah Husni Yunus yang juga calon ketua Wilayah Muhammadiyah Sulsel, akan melakukan musyawarah secara internal untuk memilih ketua. “13 calon ketua ini akan memilih sendiri ketua, apakah merujuk pada suara terbanyak atau ada ketentuan lain. Selama ini, suara terbanyak tak menjadi dasar menjadi ketua,” paparnya.

Husni menjelaskan, pelaksanaan Muswil Muhammadiyah yang dirangkaikan dengan pemilihan ketua Aisyiyah akan dihadiri Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Dr. Haedar Nashir M.Si dan Ketua umum PP Aisyiyah, Dra Hj Nur Janna Johantini di Lapangan Pancasila, Kota Palopo.

“Persiapan Muswil saat ini sudah 90 persen, nyaris tak ada kendala lagi.” paparnya.

Hal senada disampaikan Dr Muh Ramli Hana SH MH yang juga panitia pelaksana dan calon ketua wilayah Muhammadiyah Sulsel. Menurutnya, guna menyukseskan pelaksanaan Muswil, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Polres dan Dandim Palopo.

“Pengamanan akan dilakukan disemua titik pelaksanaan Muswil. Kami tak mau ada gesekan atau riak yang bisa mengganggu musyawarah, termasuk adanya gangguan kepada masyarakat umum,” terangnya.

Selama pelaksanaan Muktamar, jelas Ramli, tak pernah ada yang ribut, sehingga Sulsel menjadi tuan rumah pelaksnaan Muktamat teladan.

“Hal yang pasti, Muswil Muhammadiyah ke 39 yang bertepatan dengan Natal tak akan tercederai, kita mau semua masyarakat bisa merasakan Muswil ini,”tambahnya.

Penunjukan waktu dan tempat pelaksanaan disepakati semua unsur pimpinan, termasuk dari pusat. “Kami ini menyesuaikan waktu pimpinan pusat. Sebab, pelaksanaan Muswil Muhammadiyah harus selesai Desember tahun 2015,” terangnya. (*)

Baca Juga

Muhammadiyah Soroti Model Pemberdayaan Kader

Pemkot Palopo Siap Sukseskan Muswil Muhammadiyah dan Aisyiah ke-39

Pemimpin Muhammadiyah Harus Punya Lima Ciri Ini


Comment