Dilecehkan, Wartawan di Bone Datangi Dinas Kesehatan

Oknum dokter gigi, NN, klarifikasi komentarnya di facebook pada awak media
Oknum dokter gigi, NN, klarifikasi komentarnya di facebook pada awak media

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Pelecehan terhadap jurnalis kembali dilakukan oleh oknum perawat Puskesmas Watampone melalui akun facebooknya yang mengeluarkan komentar pedas terhadap jurnalis terkait pemberitaan pasien yang ditahan oleh pihak puskesmas.

Sebelumnya, beberapa bulan lalu, seorang oknum perawat puskesmas juga pernah melecehkan profesi jurnalis hingga akhirnya meminta maaf secara terbuka ke semua awak media.

Dari percakapan facebook, seorang oknum dokter gigi, NN, juga sempat berkomentar yang mengatakan kalau wartawan memang biasa menulis heboh agar disukai pembaca, namun dalam percakapannya juga mempertanyakan pelatihan yang pernah dijalani wartawan.

Baca Juga : Dengar Lagu Bugis, Ayah Pembunuh Anaknya di Bone Histeris

Komentar itu langsung menuai respon dari berbagai awak media karena menganggap komentar itu sebagai bentuk pelecehan dan merendahkan profesi seorang jurnalis.

“Kami tidak terima komentar yang menanyakan kami pelatihan dimana dan mengatakan kalau berita itu mengarang, apalagi ditulis di facebook dan semua orang bisa membacanya” kesal Suparman, wartawan yang dikomentari pemberitaannya.

Baca Juga : KPUD Bone Selektif Gandeng Media Partner di Pilkada 2018

Sekertaris Dinas Kesehatan, Anwar, dan Kepala Puskesmas Watampone, Syamsiar, mewakili perawat yang berkomentar di facebook menyampaikan maaf secara langsung dihadapan beberapa awak media, di Kantor Dinas Kesehatan, Jumat (23/12/16) pagi.

Sementara dokter gigi, NN, yang ikut hadir untuk mengklarifikasi komentarnya di facebook mengatakan kalau dirinya memang ada pengalaman pribadi yang buruk dengan salah satu media di Bone yang membuatnya trauma hingga mengeluarkan komentar tersebut di facebook.

Baca Juga : KPUD Bone Sedot Rp74 Miliar APBD di Pilkada 2018

“Saya itu punya pengalaman pribadi yang buruk dengan media, dan itu saya tulis juga di facebook, saya trauma dengan berita karena membuat kehidupan pribadi saya terpuruk bahkan saya harus ke psikiater dan mengkonsumsi obat tidur tiap malam agar bisa tertidur” ungkap NN.

Sejumlah awak media yang hadir pun menjelaskan bahwa ada jalur yang bisa ditempuh jika merasa dirugikan dengan pemberitaan, ada hak jawab atau bisa menempuh jalur hukum, tidak mesti berkomentar di facebook karena bisa jadi boomerang bagi penulis.

“Kalau memang ada pengalaman pribadi silahkan sebut siapa oknumnya, jangan profesi wartawannya yang disinggung karena media di Bone itu sangat banyak” tegas Suparman. (Eka)


Comment