
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto menginginkan adanya pengembangkan usaha kerajinan berbahan kulit di setiap lorong.
Hal ini pun langsung dijawab oleh inas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Makassar melalui melalui UPTD Kulit menyiapkan bahan baku siap olah untuk dibuat menjadi berbagai produk seperti tas, sepatu, dan jaket.
Kabid Perdagangan Disperindag Makassar Ikhsan mengatakan awal 2017 ini pihaknya gencar mencari UKM (Usaha Kecil Menengah) yang mampu mengelola kulit sapi agar mendaftarkan diri untuk diverifikasi. Mencari kelompok pengrajin kreatif yang berada di dalam lorong sekalipun.
“Perlu diketahui masyarakat penyaluran kulit sapi kepada pengrajin kulit, itu diberikan secara cuma-cuma. Tinggal kelompok UKM yang memenuhi syarat kelola,” kata Iksan, Sabtu (14/1/2017).
Sehari sebelumnya, Wali Kota Makassar Danny Pomanto mengatakan potensi dengan industi kulit di Makassar sangat besar karena bahan cukup banyak.
Sekedar diketahui, UPTD Kulit telah beroperasi sejak 2015 lalu dan telah menghasilkan kulit sapi yang siap diolah menjadi kerajinan. Selama dua pekan beroperasi, UPTD Kulit Makassar mampu menghasilkan 1 Ton kulit Sapi siap olah yang setara dengan 70 lembar kulit. Sekali berproduksi, bahan yang diolah minimal 500 kg.
Bahan baku yang diolah UPTD Kulit bersumber dari kulit sapi yang disembelih di RPH (Rumah Potong Hewan) milik Pemerintah kota Makassar.
Comment