Mahasiswa STIEM Muhammadiyah Palopo Belajar Seni dan Budaya di Lutim

[caption id="attachment_24608" align="aligncenter" width="735"] Mahasiswa STIEM Muhammadiyah Palopo Belajar Seni dan Budaya di Lutim[/caption] MALILI, BERITA-SULSEL.COM - Guna meningkatkan pengetahuan dan pemahaman generasi muda, khususnya kekayaan kesenian dan kebudayaan tradisional yang ada di Sulawesi Selatan, Mahasiswa STIEM Muhammadiyah Palopo yang tergabung dalam Gerakan Kepanduan Hisbul Wathan (GKHW Muhammadiyah) menggelar pelatihan kesenian budaya di Kabupaten Luwu Timur. Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari yakni 24 hingga 26 Februari 2017 di Desa Puncak Indah Kecamatan Maliliini juga dirangkaikan dengan kunjungan budaya. Rombongan peserta pelatihan berjumlah 14 orang yang didampingi Muh. Ikbal Lagaligo bersama Lala selaku pembina dan Ketua Umum GKHW-Muhammadiyah Palopo. Pembina kebudayaan GKHW Muhammadiyah Palopo, Muh Ikbal mengatakan, pelatihan dan kunjungan di daerah diluar Palopo bertujuan meningkatkan pemahaman dan kepedulian kader atau anggota organisasi terhadap warisan kekayaan budaya tradisional Indonesia. "Budaya perlu dijaga dan dipertahankan serta dilestarikannya sehingga tidak terkikis atau hilang," ungkapnya, Sabtu, (25/02/2017). Sementara itu, Lala yang juga pembina GKHW-Muhammadiyah Palopo mengatakan, materi yang diterima peserta semua berkaitan dengan kesenian kebudayaan yang kemudian dilanjutkan dengan kunjungan apresiasi kebudayaan yang ada di Kabupaten Luwu Timur. "Alhamdulillah rombongan disambut baik pemerintah setempat, khususnya kadis pariwisata Lutim bersama rekan-rekan pemuda dari berbagai komunitas atau organisasi dan sanggar seni serta kunjungan ini adalah yang kedua kalinya," ujarnya. (elu)

Mahasiswa STIEM Muhammadiyah Palopo Belajar Seni dan Budaya di Lutim

MALILI, BERITA-SULSEL.COM – Guna meningkatkan pengetahuan dan pemahaman generasi muda, khususnya kekayaan kesenian dan kebudayaan tradisional yang ada di Sulawesi Selatan, Mahasiswa STIEM Muhammadiyah Palopo yang tergabung dalam Gerakan Kepanduan Hisbul Wathan (GKHW Muhammadiyah) menggelar pelatihan kesenian budaya di Kabupaten Luwu Timur.

Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari yakni 24 hingga 26 Februari 2017 di Desa Puncak Indah Kecamatan Maliliini juga dirangkaikan dengan kunjungan budaya. Rombongan peserta pelatihan berjumlah 14 orang yang didampingi Muh. Ikbal Lagaligo bersama Lala selaku pembina dan Ketua Umum GKHW-Muhammadiyah Palopo.

Pembina kebudayaan GKHW Muhammadiyah Palopo, Muh Ikbal mengatakan, pelatihan dan kunjungan di daerah diluar Palopo bertujuan meningkatkan pemahaman dan kepedulian kader atau anggota organisasi terhadap warisan kekayaan budaya tradisional Indonesia.

“Budaya perlu dijaga dan dipertahankan serta dilestarikannya sehingga tidak terkikis atau hilang,” ungkapnya, Sabtu, (25/02/2017).

Sementara itu, Lala yang juga pembina GKHW-Muhammadiyah Palopo mengatakan, materi yang diterima peserta semua berkaitan dengan kesenian kebudayaan yang kemudian dilanjutkan dengan kunjungan apresiasi kebudayaan yang ada di Kabupaten Luwu Timur.

“Alhamdulillah rombongan disambut baik pemerintah setempat, khususnya kadis pariwisata Lutim bersama rekan-rekan pemuda dari berbagai komunitas atau organisasi dan sanggar seni serta kunjungan ini adalah yang kedua kalinya,” ujarnya. (elu)


Comment