BONE, BERITA-SULSEL.COM — Ditengah rendahnya penerimaan Dana Intensif Daerah (DID) akibat minimnya campur tangan pemerintah terhadap berbagai persoalan masyarakat, Pemkab Bone melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, justru menganggarkan pengadaan gedung pelayanan SIM untuk Polres Bone.
Wakil Ketua DPRD Bone, Samsidar, sebagai bagian dari Badan Anggaran (Banggar) DPRD, membenarkan bahwa hal itu sudah melalui proses pembahasan Dewan dan Pemda serta asistensi Biro Keuangan Provinsi.
“Intinya anggaran tersebut adalah program di Dinas Perumahan Pemukiman, kalau masalah penganggaran tersebut telah melalui proses pembahasan dewan dan pemda serta asistensi di Biro Keuangan Provinsi” ungkap Samsidar.
Penganggaran ini disesalkan sejumlah masyarakat, diantaranya tokoh pemuda, Andi Ardiman, ditengah infrastruktur jalan dan jembatan yang masih sangat memprihatinkan.
Bisa dibilang anggaran ini tidak patut lantaran beberapa gedung SKPD justru lebih butuh pembenahan, bahkan Dinas Kebudayaan malah tidak punya gedung sama sekali dan harus meminjam rumah adat Bone, “Bola Soba”.
“Belum saya temukan alasan tepat yang bisa mewajarkan hibah 6 Milyar terhadap institusi vertikal yang bergantungnya seharusnya secara langsung ke Pusat, di tengah persoalan sarana dan prasarana publik yang mestinya prioritas tak kunjung mendapat perhatian,” ujarnya.
“Keluhan soal armada persampahan, Bola Soba sebagai kantor Dinas dan lain-lain adalah bentuk kesangsian masyarakat atas proyeksi arah pembanguan pemerintah yang patut mendapat kejelasan” terang Ardiman.
Pemkab Bone melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman diketahui telah menganggarkan program Hibah Barang sebesar 6 M dalam APBD tahun ini untuk membangun Gedung Pelayanan SIM Polres Bone senilai 4,9 M dan sisanya dalam bentuk bangunan lain yang akan diserahkan ke Kejaksaan Bone. (eka)
Comment