MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Polemik Shesie Erisoya yang menagih utang ke PSM Makassar senilai Rp 5,6 miliar mendapat tanggapan dari PSM Makassar.
Melalui Kuasa Hukum PSM Makassar, Yusuf Gunco memberikan penjelasan terkait utang yang dilayangkan oleh Shesie Erisoya yang merupakan mantan Sekretaris Munafri Arifuddin 2016-2019.
Yugo sapaan Yusuf Gunco mengatakan antara Munafri Arifuddin atau Appi sudah tidak ada lagi di bagian dari manajemen PSM karena sudah berganti struktur.
Namun muncul polemik tentang utang hingga R 5,6 Miliar, padahal kata Yugo yang disetujui dan dapat dipertanggungjawabkan itu sebesar Rp 2,1 Miliar.
“Polemik yang terjadi dengan Ibu Oya (Shesie Erisoya) sudah lama berjalan tahun 2016, saat itu menjadi sekretaris Pak Munafri. Setelah berganti manajemen maka seluruh keuangan di PSM direviuw ulang untuk menghitung segala kewajiban dan hak para pengurus,” ujarnya.
“Setelah terjadi penghitungan ulang maka sisa KAS yang harus diselesaikan PSM itu Rp 2,1 M dan itu sudah ditandatangani pada tanggal 8 September 2022 lalu oleh Rafiuddin dan Ibu Oya,” tutur Yugo kepada media.
Namun belakangan, lanjut Yugo muncul klaim dari Shesie adalah Rp 5,6 Miliar, sehingga terjadi selisih Rp 3,5 Miliar.
“Klaim 3,5 M ini kita mencari bagaimana sirkulasi atau lalu lintas pengeluaran uang itu, sehingga bisa dipertanggungjawabkan di PSM,” kata Yugo heran.
Dia juga menegaskan, manajemen PSM tetap bertanggungjawab segala berkaitan dengan utang, asal dapat dipertanggungjawabkan lalu lintas pengeluaran dan bukti pembayaran.
“Jadi, PSM tidak menganggap menutupi atau menghilangkan tentang uang, tapi kita mau kuat sirkulasi atau lalu lintas dana itu. Kita sudah sepakati Rp 2,1 M, lalu muncul tagihan di media sosial Rp 5,6. Jadi selisihnya Rp3,5 miliar ini kita perlu cari,” jelasnya.
Yugo menambahkan, PSM tidak menutup diri, terbukti Rp14 miliar lebih sudah diselesaikan manajemen.
“Sekarang muncul polemik Rp 3,5 M menjadi selisih. Jadi saya besok janjian kuasa hukumnya di Balikpapan. Saya akan ketemu untuk menghitung ulang Rp3,5 M itu. Jika ada bukti kita selesaikan,” tegasnya.
Yugo berharap masalah ini tak lagi mencuat di media sosial. “Sekali lagi Pak Munafri ada, PSM ada, tidak ada itu melarikan diri, ngga mungkin. Kita sudah pernah rapat pengurus PSM perjanjian yang disepakati untuk dibayar Rp 2,1 M. Itulah kesepakan mereka (PSM) dan ibu Oya,” jelasnya.
Yogo menegaskan kepada Shesie agar tidak lagi mengumbar ke media sosial yang dapat menimbulkan persepsi negatif dan dapat mempengaruhi pemain PSM.
“Saya meminta ibu Oya tidak lagi bermain di media sosial karena PSM milik masyarakat Sulsel. Jangan sampai cerita lain yang dia tidak bisa benarkan,” tegasnya.
Sebelumnya tim berjuluk Pasukan Ramang itu dikabarkan terlilit utang Rp5,6 miliar. Hal tersebut diketahui dari postingan akun @Erisoya_jrm di instagram.
Pemilik akun menagih utang dan menandai sejumlah bos PSM, diantaranya Sadikin Aksa, Rafi Razak, dan Munafri Arifuddin.
Mohon direspon kapan diselesaikan pembayaran utang PSM Makassar. Sudah bertahun-tahun ini ngga selesai, kami sangat butuh dananya, tulis akun @Erisoya_jrm di instagram.
Comment