MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM — Perumda Parkir Makassar Raya terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas kesemrawutan jalanan kota. Untuk merespons keluhan masyarakat mengenai kemacetan, mereka kembali menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) dengan pendampingan khusus dari mitra Korps Brimob guna menggelar operasi penertiban maraton di sejumlah titik krusial, Senin (16/3/2026) malam.
Kabag Pengelolaan Perumda Parkir, Arfa Sain, memimpin langsung jalannya operasi gabungan skala besar tersebut. Saat bergerak menyisir lapangan, ia mendapat pendampingan dari personel Mitra Brimob Abdul Wahap dan Wahyudhin, Koordinator TRC Wempy Irawan, Kepala Seksi Insidentil, Kepala Seksi Komersial, serta Koordinator Kecamatan (Korcam) Rappocini.
Kepala Bagian Humas Perumda Parkir Makassar Raya, Asrul B, menjelaskan bahwa penataan intensif ini menyasar ruas-ruas jalan utama. Pasalnya, lokasi-lokasi tersebut selama ini sering menjadi biang kelancaran arus lalu lintas terganggu hingga memicu kekesalan pengguna jalan.
Selama menyisir rute operasi, Satgas Gabungan langsung melayangkan teguran keras kepada sejumlah juru parkir (jukir) yang kedapatan lalai. Petugas memaksa para jukir untuk menata kendaraan konsumen dengan rapi serta wajib mengenakan atribut identitas resmi selama bertugas di lapangan.
Sisir Pasar Senggol hingga Toddopuli
Petugas memulai penataan perdana di kawasan padat depan Pasar Senggol Makassar. Di pusat perbelanjaan malam tersebut, tim gabungan menata ulang posisi kendaraan yang memakan badan jalan sekaligus memberi peringatan kepada jukir agar patuh pada regulasi daerah.
Setelah dari Pasar Senggol, tim kemudian bergerak ke Jalan Cendrawasih Makassar. Di lokasi ini, petugas mendapati pelanggaran lalu lintas berupa kendaraan yang nekat melintas secara ilegal melewati marka pembatas jalan.
Tidak berhenti sampai di situ, personel TRC bersama Brimob melanjutkan penyisiran ke area sekitar Jalan Goro Makassar. Selain merapikan parkiran, mereka juga menggelar inspeksi mendadak (sidak) untuk menguji potensi pendapatan daerah di kawasan Jalan Toddopuli Raya Makassar.
Terakhir, petugas mendatangi Pengelola Cafe Nol Limit yang terletak di Jalan Hertasning Makassar. Tim memberikan imbauan tegas kepada manajemen kafe agar mereka ikut bertanggung jawab menata area parkir konsumen sehingga tidak menyumbang kemacetan di koridor jalan protokol tersebut.
Pada akhir keterangannya, Asrul B menegaskan bahwa rangkaian tindakan tegas dan edukasi lapangan ini merupakan agenda berkelanjutan. Melalui langkah konsisten ini, Perumda Parkir Makassar Raya optimistis mampu memberikan pelayanan prima serta mewujudkan sistem perparkiran yang tertib, aman, dan nyaman bagi warga Kota Makassar. ()
Comment