Atasi Jukir Liar, Perumda Parkir Makassar Luncurkan Sistem Digital di Losari

Atasi Jukir Liar, Perumda Parkir Makassar Luncurkan Sistem Digital di Losari

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM — Perumda Parkir Makassar Raya resmi menggelar soft opening sistem parkir digital di kawasan Pantai Losari, Rabu (1/4/2026). Langkah strategis ini menjadi bagian dari transformasi besar-besaran untuk memodernisasi layanan perparkiran di Kota Makassar.

Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan tahap awal. Selanjutnya, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, akan meresmikan langsung sistem ini saat grand opening.

“Kami mengadakan soft opening sistem parkir digitalisasi hari ini. Setelah ini, Wali Kota Makassar akan membuka langsung acara grand opening,” ujar Adi Rasyid Ali, Rabu (1/4/2026).

Prosesi soft opening berlangsung khidmat dengan pemotongan pita dan penyerahan rompi parkir secara simbolis. Dalam acara tersebut, jajaran direksi, kepala bagian, kepala seksi, Tim Reaksi Cepat (TRC), serta petugas anjungan turut mendampingi sang Dirut.

Tarif Flat dan Transparan Jadi Solusi

Melalui sistem baru ini, manajemen menerapkan tarif parkir flat yang sangat ramah kantong. Pengguna sepeda motor hanya membayar Rp3.000, sedangkan pemilik mobil cukup membayar Rp5.000.

Menurut Adi, tarif resmi ini menjadi solusi ampuh untuk memberantas praktik pungutan liar (pungli) yang kerap meresahkan warga.

  • Sebelumnya: Parkir liar sering kali menembak tarif hingga Rp10.000 per kendaraan.

  • Sekarang: Sistem digital mengunci tarif resmi sehingga juru parkir tidak bisa memanipulasi harga.

“Oleh karena itu, masyarakat kini bisa menikmati layanan yang lebih tertib dan transparan karena Perumda Parkir Makassar Raya mengelolanya secara langsung,” tegas Adi.

Perluasan Titik Digitalisasi

Selain di Pantai Losari, Perumda Parkir Makassar Raya berkomitmen untuk memperluas jangkauan teknologi ini. Pihak manajemen sudah membidik beberapa lokasi strategis lain, termasuk kawasan perbelanjaan Ramayana dan berbagai fasilitas umum di Kota Daeng.

“Kami akan terus melanjutkan program ini ke beberapa titik lainnya. Intinya, selama Perumda Parkir hadir, kami akan menertibkan parkir liar, khususnya di kawasan Pantai Losari,” tambahnya.

Pelayanan Lebih Modern dan Efisien

Sistem digital ini mengintegrasikan seluruh proses pengelolaan parkir, mulai dari penataan, pengamanan, hingga pengawasan di lapangan.

Sementara itu, Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar Raya, Andi Ryan Adrianto, menilai bahwa teknologi ini membawa dampak positif bagi internal dan eksternal. Di satu sisi, sistem baru mempermudah masyarakat saat bertransaksi. Di sisi lain, aplikasi ini meningkatkan efisiensi kerja para petugas lapangan.

Melalui inovasi digital ini, Perumda Parkir Makassar Raya optimis mampu menciptakan ekosistem perparkiran yang modern, aman, dan nyaman bagi seluruh warga Kota Makassar. (*)


Comment