MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM -Direktur Eksekutif BPPD Sulsel, Hendra Nick Arthur mengungkapkan gambar caleg dari partai Nasdem yang muncul pada layar kegiatan Launching Logo Sulsel sudah menganggu proses berlangsunya acara.
Hal ini disampaikan Hendra Nick Arthur di salah satu warkop di Mall Phinisi Point, Kamis (27/12/2018).
“Gambar itu sudah menodai Launching Logo sulsel. Apalagi dalam acara dihadiri oleh berbagai kalangan, baik dari Stakholder, Akademisi, Komunitas, Pemerintahan, dan Media”katanya
Ia mengatakan kehadiranya tidak menutup kemungkinan tamu undangan berfikir Negatif, dan menilai kegiatan tersebut ada unsur politik.
“Penampilan Logo parpol untuk citra diri sudah ditentukan oleh pihak terkait. Parpol peserta Pemilu 2019 mengikuti aturan untuk tidak menampilkan citra diri hingga masuk masa kampanye,”katanya
Ia menyampaikan sebelumnya Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), dan Dewan Pers pernah menegaskan, citra diri meliputi logo partai politik (parpol) dan nomor urut partai. Sehingga parpol dilarang menampilkan keduanya (logo dan nomor urut) di media cetak maupun elektronik.
Hal ini berdasarkan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu mengatur, definisi kampanye sebagai kegiatan peserta pemilu atau pihak lain yang ditunjuk oleh peserta pemilu untuk menyakinkan pemilih dengan menawarkan visi, misi, program dan/atau citra diri peserta pemilu.
Perlu diketahui berdasarkan random acara bahwa usai Launching logo sulsel akan dilanjutkan diskusi Identitas Brand Pariwisata Sulsel dan Tourism Outlook 2019, Namun diskusi tersebut batal, yang diduga dibatalkan oleh Unsur Kebijakan BPPD Sulsel
Saat dikonfirmasikan di salah satu panitia pelaksana, Inggi mengatakan betul kegiatan ini batal, karena dibatalkan oleh unsur kebijakan BPPD Sulsel.
“Saya tidak mengetahui maksud dan tujuan unsur kebijikan BPPD Sulsel membatalkan kegiatan ini. Apakah kegiatan tersebut tidak bermanfaat untuk BPPD Sulsel,”katanya
Ia mengaku, acara ini sudah direncana dengan baik agar terselenggara dengan baik, namun usaha sia-sia karena kegiatan tak sesuai yang direncanakan.
“Langkah yang dilakukan unsur kebijakan sudah mengecewakan tamu undangan yang hadir, dan juga narasumber yang akan tampil,”tutupnya
Comment