Danny Pomanto “Bakar” Semangat Kartini Makassar

Moh Ramdhan Pomanto
Moh Ramdhan Pomanto

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyemangati Kartini-Kartini Makassar yang hadir di acara Pembinaan Peningkatan Keamanan Pangan pada Jajanan dan Produk Rumah Tangga di Hotel Losari Metro Jalan Khairil Anwar, Kamis, (22/04/2016).

“Momentum Hari Kartini ini menjadikan ibu-ibu lebih bersemangat. Ibu-ibu adalah pejuang perempuan Kota Makassar,” semangat Danny.

Di Hotel Losari Metro yang mayoritas ibu rumah tangga (IRT) yang menjalankan usaha di bidang pangan, dan berdomisili di lorong – lorong.

“Kalau ibu-ibu dan keluarga sejahtera itulah kebahagiaan tertinggi bagi kami Pemerintah Pota Makassar,” tegas Danny.

Isu kesejahteraan, ketahanan dan keamanan pangan sangat penting
pada era saat ini dan masa depan. Melalui publikasi survei kesehatan di berbagai media diketahui beberapa penyakit seperti kanker diakibatkan oleh makanan yang tidak sehat.

Oleh sebab itu, Danny memberikan pesan kepada seluruh perempuan Makassar yang bergerak di bidang pengolahan pangan untuk menjaga produk olahannya dengan menggunakan bahan pangan yang sehat.

“Hindari jalan pintas. Jangan gunakan bahan pangan yang tidak sehat dan aman, kalau pakai pewarna pakailah pewarna makanan jangan pakai pewarna tekstil,” pesan Danny.

Semangat menjaga kualitas pangan sejalan dengan program sertifikasi kantin sekolah yang digulirkan pemerintah kota Makassar. Tujuannya, melindungi anak – anak sekolah dari jajanan yang tidak sehat.

Menjadi tugas pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan, dan melindungi masyarakat dari produk pangan yang tidak sehat.

Danny lantas menugaskan Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kota Makassar, Sri Sulsilawati untuk membuat standarisasi pangan yang mengatur ukuran, bahan, dan berbagai indikator pangan sehat.

“Buat sertifikasi karena kita sudah di era MEA. Jangan sampai saudara – saudara kita kehilangan ruang. Kewajiban pemerintah untuk melindungi dan memastikan warganya bisa menjalankan usaha,” tegas Danny.

Potensi cemaran dapat terjadi pada pengolahan bahan pangan. Olehnya itu, Kantor Ketahanan Pangan Kota Makassar memberikan pemahaman kepada pelaku usaha pangan dalam menyediakan produk pangan yang aman dan sehat.

Pembinaan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pelaku usaha pangan utamanya higienitas produk pangan di lorong – lorong.

“Ibu-ibu pelaku usaha pangan di lorong-lorong bisa terbina mulai dari rumah tangga sampai pada usaha pangan yang memenuhi standar pangan,” pungkas Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kota Makassar, Sri Sulsilawati. (DAN)

Baca Juga

Pemkot Makassar Terima Tanah Hibah untuk Jalan di Untia

Danny Pomanto Buat Dermaga di Kampung Nelayan Untia Makassar

KPU Makassar Siapkan Rp44 Miliar untuk Pilwalkot


Comment