
BERITA-SULSEL.COM – Dekan di School of Biomedical Sciences, National Health University, California, Amerika serikat Profesor Taruna Ikrar Ph.D, menjadi pembicara tunggal di gedung prof Dr Sardjito, Universitas Islam Indonesia (UII), Kamis (2/11/2017).
Nominator nobel bidang kedokteran 2016 ini memberikan motivasi dihadapan 500 mahasiswa dengan tema “Kecerdasan Buatan dari Perspektif Neuroscience”.
Prof Taruna mengatakan, otak manusia terdapat 100 miliar sel syaraf, dimana setiap 1 sel syaraf itu punya koneksi kurang lebih 10 ribu.
Sehingga, kata Prof Taruna, jika dikalikan, kurang lebih jaring-jaring di otak jumlahnya 1.000 triliun saling terkoneksi satu dengan lain.

“Koneksi ini menentukan kemampuan seseorang, misalnya untuk berpikir, tingkah laku, dan segala macam atau Behavior,” jelas dokter dan ilmuwan bidang farmasi, jantung dan syaraf ini.
Kata Prof Taruna, otak manusia lebih kompleks dibanding seribu komputer super yang dibangun di lapangan bola. Satu sel syaraf bisa membuat 1 komputer, sehingga tidak ada alasan manusia tidak bisa maju dalam menguasai dunia dengan berbagi disiplin ilmu pengetahuan tentunya berlandaskan agama.
“Jadi, otak itu bukan hanya mengatur soal kecerdasan, tapi juga berfungsi mengatur seluruh pergerakan tubuh. Jika salah satu jaringan terputus, maka jantung berhenti berdetak, bahkan jaringan pencernaan terganggu,” jelas pria lahir di Makassar, 15 April 1969 ini. (*)
Comment