Komisi VIII DPR RI Janji Atasi Banjir di Parangmalengu Gowa

GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Sejumlah anggota  Komisi VIII DPR RI mengunjungi Dusun Parangmalengu, Desa Panakukkang, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.

Kunjungan para wakil rakyat dari Senayan  ke dusun yang nyaris menjadi langganan banjir setiap musim hujan tiba ini menjadi salah satu bukti adanya kepedulian yang mendalam dari anggota Komisi VIII.

Para wakil rakyat yang tergabung di Komisi VIII ini berjanji akan mencari solusi yang tepat agar warga Parangmalengu dan sekitarnya terbebas dari bencana banjir yang acapkali melumpuhkan aktivitas mereka.

Marwan Dasopang, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI saat berada di dusun tersebut bersama delapan anggota Komisi VIII lainnya, Kamis (12/4) mengatakan bersyukur karena sempat menyambangi Dusun Parangmalengu yang sebulan lalu mengalami banjir besar.

“Kehadiran kami di sini memang keempat kalinya ke Sulsel namun karena wilayah ini masih juga tetap mengalami banjir maka Komisi VIII tetap berkunjung kembali dan tentu akan mencarikan solusi agar dusun dan desa di sekitarnya tidak lagi jadi sasaran banjir. Kita akan sambungkan dengan program pemerintah sehingga kawasan ini tidak lagi jadi kawasan banjir,” kata Marwan sambil berdialog langsung dengan warga yang menyampaikan harapan dan keluhannya.

Kedatangan Komisi VIII ini juga dalam rangkaian mencanangkan Parangmalengu sebagai kampung Siaga Bencana di Kabupaten Gowa.

Dalam kesempatan itu Komisi VIII menyerahkan sejumlah bantuan kepada sejumlah penerima diantaranya bantuan logistik untuk KSB Parangmalengu, bantuan mobil operasional untuk Dinsos Gowa dan bantuan seragam untuk Satgas Tagana Gowa.

Kadis Sosial Sulsel, Andi Ilham Gazaling di hadapan rombongan anggota Komisi VIII DPR RI mengatakan kampung siaga bencana ini merupakan satu wadah yang dijadikan satu kawasan untuk penanggulangan bencana banjir. Dan kampung siaga bencana ini yang pertama dicanangkan di Gowa.

“Kami sangat apresiasi kunjungan Komisi VIII,” jelas Ilham.

Dikatakan Ilham, potensi bencana di Gowa bukan hanya angin puting beliung, longsor tapi juga banjir seperti terjadi terakhir pada 14 Maret 2018.

Banjir yang melanda sejumlah desa termasuk dusun Parangmalengu berhasil ditangani Dinsos Gowa dan BPBD serta Tagana dengan bersinergi pihak lainnya dan dibackup dana dari APBD I dan APBD II.

Disela kunjungan Komisi VIII yang turut dihadiri Staf Ahli Gubernur Sulsel, Moch Hasan, Kadis Sosial Gowa, Syamsuddin Bidol, Camat Pallangga, Indra Wahyudi Yusuf dan Tripika.

Diakhir kunjungan, rombongan anggota Komisi VIII diantaranya Budiman Tjadmiko, Syamsu Niang dan lainnya ini menyaksikan simulasi penanganan banjir yang diperagakan warga Parangmalengu bersama Tagana. (an).


Comment