MASAMBA, BERITA-SULSEL.COM – Miris, kelakuan yang tak patut dicontoh salah satu kelompok tani nelayan di Desa Poreang, Kecamatan Tanalili, Kabupaten Luwu Utara.
Pasalnya, kelompok tani nelayan ini diduga telah menjual kapal tangkap bantuan Kementerian Perikanan dan Kelautan melalui Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara tahun anggaran 2016.
Hal ini uiungkapkan seorang kelompok tani diwilayah itu yang berinisal SM. Menurutnya alat tangkap bernilai ratusan juta rupiah telah dijual.
“Kapal tangkap sudah dijual, katanya hanya Rp 13 juta ke nelayan di Kabupaten Bone,” ujar SM, Kamis 19 April 2018.
Kadis Kelautan dan perikanan Luwu Utara, Muharwan mengatakan, kapal tersebut bantuan dari Pemkab untuk kelompok tani nelayan dalam rangka peningkatan perekonomian masyarakat di pesisir.
“Tahun 2016 lalu, pemerintah daerah menyerahkan bantuan kapal lengkap dengan alat tangkap kepada kelompok tani nelayan, khususnya di Desa Poreang,” kata Muharwan.
Kemudian tahun 2017, kata Muharwan, pengadaan armada pukat jempang juga telah diserahkan kepada kelompok tani nelayan Mattuju dan diterima ketua kelompoknya.
“Saya ingat bantuan itu, karena waktu penyerahan saya masih menjabat sekretaris dinas,” kata Muharwan.
Menurutnya, kapal tangkap yang diserahkan kepada kelompok tani nelayan Mattuju harganya cukup mahal karena dilengkapi mesin dan alat tangkapnya.
“Harganya kapal itu ratusan juta rupiah tapi kok dijual hanya Rp13 juta,” kuncinya. (ibnu)
Comment