GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Perputaran uang pada pagelaran tahun kedua Beautiful Malino di Malino Kecamatan Tinggimincong rupanya cukup besar.
Hanya dalam waktu dua hari pelaksanaan event wisata yang sangat bergengsi itu, uang yang beredar mencapai angka Rp15 miliar, sebuah angka yang cukup fantastis.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gowa, Andi Sura Suaib, mengatakan, angka ini jika dihitung dari semua transaksi di semua sektor sejak masa persiapan hingga harih yakni tanggal 14 dan 15 Juli lalu.
“Berdasarkan pemantauan dan bincang-bincang kami dengan pedagang, khususnya di pasar Malino, mayoritas pedagang menyampaikan ada peningkatan penjualan sampai lima kali lipat dibanding sebelumnya,” kata Andi Sura kemarin.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Gowa memang sudah memprediski uang berputar bakal mencapai angka Rp15 Miliar.
“Perputaran uang ini ditaksir berasal dari belanja peserta untuk keperluan akomodasi dan transportasi selama acara berlangsung,. Belum lagi belanja yang dilakukan para pengunjung yang jumlahnya mencapai puluhan ribu orang” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gowa, Sophian Hamdi.
Salah seorang pedagang buah dan kue khas Malino di Pasar Sentral Malino,Dg Lija mengatakan, sejak di mulainya ajang Beautiful Malino memang jualannya laris manis.
“Misal kacang, dodol, tengteng wijen, kripik jalar, kripik pisang dan talas laris manis. Buah seperti Markisa, alpukat, terong belanda, hingga sayur mayur pun demikian,” tambahnya.
Demikian halnya yang disampaikan oleh sejumlah pedagang asongan yang ada di lokasi hutan pinus. Pada umumnya mereka mengaku dagangannya meningkat lima sampai enam kali lipat dari penjualan pada hari-hari biasa. “Event beautiful Malino ini benar-benar memberikan berkah luar biasa bagi kami,” kata Aco, salah seorang penjual jagung bakar yang sehari-harinya berjualan di kawasan hutan pinus. (an).
Comment