Pj Sekda Bone Bedah Penyebab Defisit Anggaran, Human Error?

Pj Sekda Bone, Andi Fajaruddin dilantik, Minggu, (15/9/24). Foto : Eka Handayani / berita-sulsel.com

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Dilantik Minggu, (15/9/24), sebagai Pj Sekda Bone, Andi Fajaruddin, langsung diberi tugas oleh Pj Bupati, Andi Winarno Eka Putra, untuk memperbaiki kondisi keuangan daerah. Andi Fajaruddin yang secara otomatis menjadi Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), akui akan membedah penyebab defisit agar bisa diperbaiki pada APBD pokok 2025.

“Kita mau rapat dulu dengan tim anggaran pemerintah daerah, saya mau dengar dulu informasi baik yang terkait APBD maupun persiapan pokok 2025. Semua harus dibenahi karena kalau kondisi defisit berarti ada ketidakseimbangan antara pendapatan dengan belanja,” ungkapnya.

Pj Bupati sendiri telah menyampaikan bahwa ada 2 solusi untuk kondisi defisit yakni mencari pendapatan lain atau mengurangi beban belanja. Andi Fajaruddin sendiri pernah menjabat sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) sebelum menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan, sehingga paham betul tentang keuangan daerah.

“Apa yang tidak bisa memenuhi target harus dirasionalkan. Kondisi defisit itu karena belanja terlalu besar. Boleh jadi karena beberapa sektor pendapatan tidak berjalan mulus, terutama di sektor bagi hasil. Saya dengar sampai sekarang belum terealisasi, bagi hasil provinsi, bantuan keuangan, mungkin itu salah satu penyebab defisit,” beber Fajaruddin.

Sebagai orang yang ahli dibidang keuangan, Fajaruddin mengaku belum bisa memberi solusi apa-apa karena belum tahu apa yang menjadi akar masalah. Ketika ditanya apakah ada kemungkinan keuangan daerah salah kelola, Fajaruddin tertawa dan menjawab singkat.

“Saya belum bedah apakah itu human error atau karena memang kondisi seperti itu, beri saya kesempatan rapat dulu karena baru kemarin ditunjuk jadi penjabat,” tutupnya. (eka)


Comment