GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menuju smart city. Awal 2018 ini, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan memastikan mulai menerapkan sistem berbasis online.
Selain transaksi non tunai yang sudah diterapkan, Pemda Gowa juga menghadirkan pelayanan publik berbasis aplikasi.
“Arahnya kita sekarang adalah ke smart city. Kita mau semua dipermudah, bukan dipersulit. Semua birokrasi pelayanan publik seperti pengurusan izin yang selama ini dikeluhkan akan dipangkas. Salah satu caranya dengan membuat inovasi menghadirkan aplikasi,” kata Adnan yang ditemui di ruang kerjanya, Senin (22/1/2018).
Inovasi itu, menurut bupati termuda di Indonesia Timur ini, lahir dari keluhan masyarakat yang ditampung selama 2017 lalu.
“2017 ini, kita telah mengkaji keluhan masyarakat. Keluhan itu kita tampung dan buat inovasi untuk diimplemanasikan ke SKPD. Kita coba menuju smart city secara bertahap. Kita mulai di Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) kemudian ke Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP),” ujarnya.
Mulai 2018 ini, Adnan memastikan, pemasukan PAD bisa dilakukan dan dikontrol melalui aplikasi. Hal ini sebagai upaya mendongkrak pemasukan daerah dan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat.
“Aplikasi ini diharapkan bisa menekan kebocoran anggaran. Harapan kita sih kebocoran itu bisa dihilangkan. Melihat banyaknya tumbuhnya investasi yang begitu baik, sehingga kita harus berbenah diri menuju smart city,” terangnya.
Semua pajak dan sumber pendapatan yang selama ini dikeluhkan seperti BPHTB, kata mantan anggota DPRD Sulsel ini, pengurusannya sudah bisa dilakukan secara online.
“Jadi pengawasan PAD nanti semua by aplikasi. Jadi kita bisa tahu secara real time pendapatan daerah. Jadi aplikasi ini akan disambungkan dengan pihak bank dan pembayar pajak,” ungkap Adnan.
Khusus untuk Dinas PTSP, lanjut Adnan, akan dibuatkan aplikasi pengurusan izin by online.
“Jadi warga sisa foto syarat berkasnya dan kirim by aplikasi, PTSP kemudian memverifikasi. Setelah itu PTSP mengeluarkan jadwal kapan masyarakat yang bersangkutan bisa datang mencocokkan datanya sekaligus mengambil ijinnya,” pungkasnya. (An)
Comment