STIE Indonesia Wisuda 98 Sarjana Ekonomi

STIE Indonesia Wisuda 98 Sarjana Ekonomi
STIE Indonesia Wisuda 98 Sarjana Ekonomi

BERITA-SULSEL.COM – Melalui sidang senat terbuka, Sabtu (21/11/2015), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Indonesia Makassar kembali menelorkan 98 sarjana ekonomi dari dua konsentrasi ilmu, yakni Akuntansi dan Manajemen.

Wisuda ke 28 yang dilaksanakan di Aula Sebaguna ini menghadirkan Direktur Pascasarjana UMI, Prof Dr H Basri Modding SE MSi untuk membawakan orasi ilmiah tentang kesiapan sumber daya manusia memasuki era asean economic communities 31 Desember 2015.

Ketua STIE Indonesia, Dr Maryani SE MSI dalam sambutannya mengatakan, guna menghadapi persaingan ekonomi secara global, pihaknya terus mendorong pemenuhan kualitas dan mutu pendidikan dengan menyiapkan sumber daya manusia dosen yang berkualifikasi magister, doktor dan guru besar.

Tak hanya itu, Kata alumni Fakultas Ekonomi Unhas ini, guna melahirkan sarjana ekonomi yang unggul dibidangnya, pihaknya juga telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk menunjang proses pendidikan para mahasiswa.

“Kami menginginkan alumni kami tak menjadi pengangguran. Mereka harus terserap dalam dunia kerja dan menciptakan bisnis baru,” jelasnya.

Kata Maryani, STIE Indonesia telah melahirkan ribuan sarjana ekonomi. Hampir 100 persen telah bekerja diberbagai instansi, baik pemerintah maupun swasta yang tersebar di Indonesia.

“Hal yang utama yang ingin saya sampaikan, STIE Indonesia telah memenuhi standar kualifikasi pengelolaan lembaga pendidikan dari BAN PT. Tahun 2015 ini, Program Studi Manajemen kami telah terakreditasi dengan nilai B,” ujarnya.

Sementara Prodi Akuntasi, tambah Maryani, masih terakreditasi C. Tapi, nilai tersebut akan secepatnya berganti menjadi B tahun 2016.

“Dari dua Prodi ini, terbagi menjadi 10 peminatan. Untuk Manajemen memiliki 6 peminatan, yakni manajemen perbendaharaan, manajemen perpajakan, manajemen keuangan, manajemen SDM, manajemen pemasaran dan menajemen operasional. Sedang Prodi Akuntansi memiliki 4 peminatan, yakni akuntasi perpajakan, akuntansi publik, akuntansi keuangan dan akuntansi syariah,” paparnya.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana UMI, Prof Dr H Basri Modding SE MSi dalam orasinya mengajak sarjana ekonomi STIE Indonesia agar tidak cepat puas dengan prestasi yang diraihnya saat ini. Pasalnya, setelah menjadi sarjana, tantangan diluar kampus akan semakin besar.

“Setiap alumni STIE Indonesia harus cakap menggunakan bahasa asing sebagai bahasa komunikatif yang mampu menjembatani seluruh seluruh golongan dari berbagai kepentingan, sehingga informasi yang diingin disampaikan dapat optimal,” paparnya.

Selain itu, jelas Prof Basri, alumni juga harus inovatif diberbagai bidang, minimal keahlian khusus. “Seorang sarjana ekonomi harus berkontribusi dalam merancang dan membangun dunia usaha dengan mengembangkan jiwa entrepreneurship melalui pendalaman dunia ekonomi kreatif,” paparnya.(*)

Baca Juga

STIE Eben Haezer Manado Target Terima 150 Maba

Gunakan Ijazah Palsu, Pejabat Rentan Salah Gunakan Wewenang

Pejabat Pakai Ijazah Palsu, Itu Sangat Berbahaya


Comment