Begini Cara Pemda Gowa Kendalikan Pertumbuhan Penduduk Melalui Program KB

GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) kembali meluncurkan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) untuk pengendalian laju pertumbuhan penduduk melalui program KB (Keluarga Berencana).

Kepala DPPKB Kabupaten Gowa, Sofyan Daud mengatakan,  jumlah peserta KB aktif di daerah ini sebesar 65 persen dari 120.804 pasangan usia subur di semua kecamatan. Dari jumlah peserta KB aktif  itu, yang menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang sudah 15 memcapai persen.

“Untuk total pertility ryde 2,4 persen. Artinya rata-rata  jumlah anak yang dilahirkan oleh wanita semasa usia produktif 2 sampai 3 orang dari target 2,1 pada tahun 2025 mendatang,” kata Sofyan di kantornya, Senin (4/6).

Memaksimalkan program KB ini,  saat ini juga dilakukan pembentukan kampung KB yang saat ini sudah mencapai 27 kampung KB yang tersebar di 18 kecamatan.

Kata Sofyan, Gowa masuk sebagai percontohan nasional desa kampung KB dengan menwakilkan dua  desa masing-masing, Desa Bili-bili di Kecamatam Bontomarannu dan Desa Balassuka di Kecamatan Tombolo Pao.

Kampung KB kata dia, dibina oleh beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)  kkhususnya SKPD yang memilik program pemberdayaan masyatakat khususnya yang terkait denga program pengentasan kemiskinan.

Program kependudukan lainnya yang ikut digalakkan oleh dinas ini yakni  pemberdayaan ekonomi keluarga melalui kelompok UPPKS (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera).

“Program ini bentuknya pemberian keterampilian usaha, managemen usaha dan sarana produksi. Sasaran kita adalah kampung-kampung KB dengan tujuan untuk peningkatan keluarga sejahtera,” ujar Sofyan Daud.

Menurutny Sofyan, saat ini pihaknya juga tenga mengiatkan program “Genre”(Generasi Berencana) dengan sasaran remaja dan mahasiswa denga tujuan agar mereka terbebas dari narkoba, seks bebas dan pernikahan dini.

“Untuk program genre, Alhamdulillah  Gowa juara 1 tingkat provinsi lomba genre tahun ini. Duta genre yang juara itu akan mengsosialisasikan program genre ke pusat informasi dan konseling remaja/ mahasiswa

melalui sekolah, perguruan tinggi yang ada di Gowa,” lanjut Sofyan.

Bukan hanya itu, jelas Sofyan, pihaknya juga merintis sekolah siaga kependudukan dengan bekerjasama Dinas Pendidikan Sulsel. Program ini bertujuan untuk pengenalan lebih awal tentang program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga bagi siswa SMA sebagai calon keluarga sekaligus    untuk mengcegah terjadinya pernikahan dini.  Lebih jauh kata mantan Sekretaris DPPKB ini menamnahkan, untuk mensukseskan program KKBPK,  ada 976 orang kader institusi yang  dilibatkan untuk mendukung program ini yang tersebar sampai di  tingkat RW dan dusun. “Para kader ada di wilayah kerja masing-masing,” ucapnya. (an).


Comment