Pemerintah Luwu Utara Abaikan Atlet Dayung Asian Games 2018 dari Desa Ketulungan

LUWU UTARA, BERITA-SULSEL.COM – Atlet Nasional Dayung putra di asia games 2018, Sulfianto putra dari desa Ketulungan, Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara kembali ke Jakarta untuk mengikuti ceremonial penutupan, Jumat (31/8/2018).

Anggota DPRD Lutra, Rudi Hartono, SE pada status Facebooknya menyampaikan, atlet nasional Sulfianto yang mengharumkan nama Lutra dan Indonesia di asia games 2018 dengab memperoleh mendali perak tak mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah .

“Kedatangan Sulfianto ke Luwu Utara tanpa penyambutan dari pemerintah daerah, hanya disambut orang tuanya dan ponakan saya di Cakaruddu. Sulfianto pulang ke kampungnya menunggu bus,” jelas Rudi Hartono, Jumat 31 Agustus 2018.

Kata Rudi, kondisi ini sangat berbeda dengan artis dangdut Evi Masamba yang disambut ribuan warga Lutra saat itu.

“Sulfianto sebenarnya tak ingin diperlakukan seperti Evi Masamba, hanya ingin perhatian dari pemerintah daerah,” katanya.

“Tak satu pun oejabat di daerah ini yang menyambut kehadiran dan melepas kepergian Sulfianto. Padahal, Sulfiantk telah mengharumkan nama daerah ini,” terangnya.

“Saya sangat sedih melihat sikap pemerintah daerah yang tak memberikan perhatiannya kepada atlet berpresrasi seperti Sulfianto,” tuturnya.( has)


Comment